Dwi Rostika Dharmawati

Dwi Rostika Dharmawati, Guru SMA Negeri 1 Tanjungpandan. Mengajar bidang Studi Biologi. Lahir di Tanjungpandan, 25 Januari 1964...

Selengkapnya
Rambai Buah Tempelan

Rambai Buah Tempelan

Tantangan Hari Ke-27

#tantanganGurusiana

Ketika sedang berjalan di belakang rumah ibuku, aku terkenang pada kejadian sebelas tahun yang silam. Saat aku yang diikuti bungsuku mengambil daun simpor dibelakang rumah ibu. Tiba-tiba si bungsu berkata : “ Ibu...ibu...lihat itu,” Aku terus mengambil daun simpor untuk membungkus ikan pepes tanpa menghiraukan seruannya. Lalu terdengar lagi suara kecilnya dengan nada tanya : “ Ibu... lihat. Siapa yang nempelin buah-buah itu di pohon?.” Mendengar pertanyaan nya yang terasa aneh, akupun menoleh kearahnya. Dengan tangan mungilnya dia menunjuk sebuah pohon yang sedang berbuah lebat, bergelantungan didahan dan juga di pokok pohonnya. Memang seperti gantungan buah yang sengaja ditempel di pohon. Ternyata yang ditunjuknya adalah pohon rambai. Spontan aku tertawa. Begitu pula dengan adikku yang ada didekat kami tertawa terbahak-bahak. Dia seperti bingung melihatku tertawa. Kupeluk dia dan kujelaskan dengan kata-kata yang bisa dipahaminya.

Mungkin anak-anak di zaman now terutama yang hidup di kota tidak kenal dengan buah rambai. Hal ini dikarenakan buah rambai hampir tidak ada lagi dijual di pasar. Walaupun ada orangtua mereka tidak pernah membelikan untuk memperkenalkan kepada anak-anak buah tersebut. Buah rambai yang sudah disediakan di mejapun tidak akan dimakan oleh mereka.

Kali ini aku ingin mengenalkan buah rambai, yang satu genus (Baccaurea) dengan menteng kalau di Jawa Barat atau kepundung di Jawa.

Morfologi Tanaman Rambai

Rambai dengan nama ilmiahnya Baccaurea motleyana, merupakan pohon yang memiliki tajuk rimbun dengan tinggi 15-25 m. Pohon ini tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1000 m dari permukaan laut. Tanaman rambai tersebar mulai dari Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatra, Jawa, Kepulauan Sunda, Borneo (Sarawak, Brunei, Sabah, dan Kalimantan), Sulawesi, dan Maluku.

Berbunga harum dan berwarna kuning pada bulan Oktober hingga Desember, sedangkan musim berbuah biasanya pada bulan Januari sampai dengan Maret. Buah berbentuk bulat berdiameter 2-2,5 cm berwarna hijau dan kuning saat sudah masak. Buahnya berkulit agak seperti beludru, berisi 3 sampai 5 biji yang terbungkus oleh daging buah. Bisa dimakan langsung sebagai buah segar, dapat pula diolah menjdi sirup, asinan atau difermentasi menjadi minuman.

Daunnya hijau mengkilap di permukaan atas (ventral) dan agak kecoklatan di sisi permukaan bawah daun. Daun dapat berukuran panjang 30 cm dan lebar 15 cm. Tanaman ini berumah dua, tumbuhan jantan dan tumbuhan betina terpisah. Kayunya yang keras dimanfaatkan untuk bahan bangunan seperti kusen dan jendela.

Kandungan Gizi Rambai

Selain memiliki kadar air yang tinggi, rambai memiliki kandungan zat dan senyawa yang banyak sekali dan bermanfaat, seperti :

A. Dalam sebuah hasil riset dari AHA (America Heart Association) tahun 2012, dinyatakan bahwa, buah rambai merupakan salah satu buah yang memiliki gizi cukup lengkap dan cukup tinggi di antara dengan buah-buahan tropis maupun sub-tropis pada umumnya. Karena di dalamnya mengandung segudang macam Vitamin serta Mineral antara lain Vitamin A, C, Vitamin B Komplek, Vitamin B6, E, Seorotonin aktif, Magnesium, dan masih banyak lagi. Di samping itu, buah rambai juga kaya akan mineral seperti Kalium, Magnesium, Fosfor, Zat Besi, dan juga Kalsium.

B. Berdasarkan studi ilmiah yang diterbitkan dalam International Journal Food Science Nutrition tahun 2003 disebutkan bahwa, Kandungan gizi dan nutrisi pada buah rambai terbilang sangat komplit dan komplek. Adapun beberapa kandungan gizi dan nutrisi dalam buah rambai yaitu Kalsium, Magnesium, Boron, Kobalt, Tembaga, Fluorin, Zat besi, Zat Mangan, Fosfor, Sodium, Selenium, dan Zink. Selain itu, Protein dari buah rambai juga mengandung 23 tipe asam amino, antara lain seperti : Asam Palmitoleat, Oleat, Linoleat, dan Linolenat. Buah rambai pun dilengkapi dengan berbagai vitamin, seperti Vitamin A, Vitamin B komplek, vitamin C, Vitamin E, dan masih banyak lagi. Buah rambai juga memiliki kandungan senyawa-senyawa Anti-Oksidan seperti Tannin, Beta karoten, Lutein, serta Zea-xanthin.

Bersambung....

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Nyaman Bu buah rambai.

14 Feb
Balas

Ye bu. Asam asam manis gimanee gitu

14 Feb

Gik adeke buahnye di rmh nnek Bu. Hehe lama dakde ningok buah ini ye Bu krn batangnye gede perasaan

14 Feb
Balas

Asamasam manih

14 Feb
Balas

Seger bu

14 Feb

rumah nenek penyok misal musim banyak buk.. manis pulak

14 Feb
Balas

Iye bu ati...di belakang rumah nenek vito agik berbuah sekarang

14 Feb
search